Beranda » BELAJAR ISLAM » ADAB & AKHLAK » Akhlak Tercela » Mengejek Pendosa Bisa Jadi Dosa yang Lebih Berat

Mengejek Pendosa Bisa Jadi Dosa yang Lebih Berat

Mengejek Orang yang Berdosa: Sebuah Kesalahan yang Lebih Besar

Di antara bahaya tersembunyi dalam perjalanan seorang hamba menuju Allah adalah merasa lebih suci daripada saudaranya. Terkadang, seseorang diuji dengan keberhasilan dalam amal, namun tidak menyadari bahwa ujian terbesar justru terletak pada rasa bangga dan keangkuhan yang lahir dari amal itu sendiri.

Padahal, keselamatan manusia tidak ditentukan oleh banyaknya amal yang tampak, tetapi oleh ketulusan hatinya di hadapan Allah. Ada kalanya, seorang pendosa yang menangis dalam penyesalan lebih dekat dengan rahmat Allah daripada seorang yang memandang dirinya bersih dari dosa.

Maka berhati-hatilah. Jangan sampai kita mencela dosa orang lain, sementara kita lupa betapa rapuhnya kita sendiri di hadapan Allah.

Mencela Karena Dosa: Kesalahan yang Lebih Berat

Ibnul Qayyim raḥimahullāh berkata:

“Sesungguhnya, merendahkan saudaramu karena dosanya adalah kesalahan yang lebih besar dan lebih berat daripada dosa yang ia perbuat. Sebab dalam celaan itu tersembunyi kesombongan dalam ketaatan, merasa diri suci, rasa bangga terhadap amal, serta pengakuan tidak langsung bahwa dirimu bersih dari dosa, sementara saudaramulah yang berlumuran noda itu.”

Rasa Hina Karena Dosa Lebih Bai Daripada Bangga Diri Dengan Ketaatan

“Padahal bisa jadi, kehancuran hatinya karena dosa: rasa hina yang tumbuh di dalam dada, ketundukan yang dalam, kerendahan diri yang tulus, dan terbebasnya ia dari penyakit merasa suci dan bangga diri, serta kehadirannya di hadapan Allah dengan kepala tertunduk, pandangan yang merendah, dan hati yang hancur -semua itu lebih bermanfaat dan lebih mulia baginya daripada kesombonganmu dalam ketaatan, banyaknya amal yang kau banggakan, rasa puas terhadap amal sendiri, dan perasaan seolah-olah engkau berjasa kepada Allah dan sesama manusia.

Dekatnya Pendosa yang Tunduk dengan Rahmat Allah

Maka sungguh, betapa dekatnya seorang pendosa yang menundukkan dirinya dengan rahmat Allah. Dan betapa dekatnya orang yang membanggakan amal dengan kemurkaan Allah.

Sebuah dosa yang membuat pelakunya hina di hadapan Allah lebih dicintai oleh-Nya daripada sebuah ketaatan yang menumbuhkan kesombongan di dalam hati pelakunya.

Ketika Rintihan Pendosa Lebih Dicintai daripada Pujian Bangga Diri

Rintihan seorang pendosa lebih dicintai Allah daripada nyanyian pujian orang-orang yang berbangga dengan amal mereka. Bisa jadi, Allah menjadikan dosa itu sebagai obat yang dengannya Dia membersihkan penyakit berbahaya yang bersembunyi dalam dirimu, sementara engkau tidak menyadarinya.

Allah dan Rahasia Perlakuan-Nya terhadap Hamba-hamba-Nya

Sesungguhnya Allah memiliki rahasia dalam memperlakukan hamba-hamba-Nya, baik yang taat maupun yang bermaksiat, yang hanya Dia sendiri yang mengetahuinya.

Tak ada yang mampu menyelami rahasia itu selain orang-orang yang diberi bashirah, ketajaman pandangan hati. Mereka hanya mampu memahami sebagian kecil darinya, sesuai dengan batas kemampuan manusia. Di balik itu, masih tersimpan rahasia-rahasia lain yang tak terjangkau, bahkan oleh para malaikat pencatat amal sekalipun. (Madarij as-Salikin, 1/272–273)

Penutup

Hati manusia terlalu rapuh untuk berbangga, dan terlalu kecil untuk menghakimi. Apa yang tampak hina di mata manusia, bisa jadi mulia di sisi Allah. Sebaliknya, apa yang tampak mulia di hadapan manusia, bisa saja rendah dalam pandangan Allah.

Marilah kita lebih sering menundukkan hati daripada mengangkat kepala.
Lebih sibuk memperbaiki diri daripada mencela orang lain. Semoga Allah menjaga hati kita dari penyakit merasa suci, menumbuhkan dalam dada kita rasa butuh kepada-Nya, dan menguatkan langkah kita di jalan kerendahan hati yang dicintai-Nya. Āmīn.

Ditulis oleh: Hafizh Abdul Rohman, Lc

Rujukan: https://www.al-badr.net/muqolat/7750

Komentar (2)

  • Basman Baihaqi

    جزاكم الله خيرا ، يا أستاذنا على التذكير ،الله يبارك فيكم

    Balas6 May 2025 11:06
    • Hafizh Abdul Rohman

      وإياكم، جزاكم الله خيرا على دعائكم الطيب
      نسأل الله أن يرزقنا الإخلاص والثبات، وأن يجعلنا من عباده الصالحين الناصحين
      بارك الله فيكم ووفقكم لكل خير

      Balas16 May 2025 08:26

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Berita Lainnya

  • kunci ketengan

    Kunci Ketenangan dan Kebahagiaan Dalam Rumah Tangga

    • Senin, 11 November 2024

    KUNCI KETENANGAN DAN KEBAHAGIAAN DALAM RUMAH TANGGA Mukadimah… Segala puji bagi Allah, yang telah menuntun kita kepada iman dan Islam, sebuah jalan yang penuh dengan cahaya petunjuk dan kedamaian. Tanpa rahmat-Nya, kita tak akan pernah sampai kepada kebenaran ini. Betapa besar karunia-Nya, dan sudah sepantasnya kita mengagungkan-Nya atas segala nikmat yang kita terima. Saya bersaksi, […]

    Selengkapnya »
  • bulan ramadan

    Ramadan: Bulan Penuh Keutamaan dan Persiapan Menyambutnya

    • Minggu, 9 Februari 2025

    Menyambut Bulan Ramadan Di antara nikmat terbesar yang Allah limpahkan kepada hamba-hamba-Nya adalah Dia menjadikan bagi mereka berbagai musim kebaikan dan kesempatan ibadah. Pada saat-saat itu, amal saleh menjadi lebih banyak, dosa-dosa diampuni, kesalahan-kesalahan dihapuskan, pahala dilipatgandakan, rahmat Allah turun melimpah, dan anugerah-Nya semakin besar. Ramadan Adalah Bulan yang Diberkahi Di antara musim ibadah yang […]

    Selengkapnya »
  • Upaya Pensucian Jiwa

    Mengenal Diri Dalam Upaya Pensucian Jiwa

    • Rabu, 19 Maret 2025

    Mengenal Diri Di antara hal yang wajib dalam upaya pensucian jiwa adalah mengenali hakikat diri ini, memahami sifat-sifatnya, agar lebih mudah untuk memperhatikannya, merawatnya, dan mengobatinya dari berbagai penyakit yang mungkin menyerangnya. Allah ‘Azza wa Jalla telah menyebutkan dalam kitab-Nya yang mulia bahwa jiwa memiliki tiga sifat yang terkenal dan sudah diketahui, yang semuanya kembali […]

    Selengkapnya »
  • merokok

    Merokok dan menggunakan shisha bagaimana hukumnya ?

    • Rabu, 6 November 2024

    Apa hukum merokok dan menggunakan shisha? Pertanyaan Apa hukum merokok dan menggunakan shisha?1 Semoga Allah membalas kebaikan Anda. Bagaimana penghasilan yang diperoleh dari penjualan rokok? Jawaban Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah ﷺ, keluarga, serta para sahabatnya. Dalil Al-Qur’an dan Hadis tentang Larangan Rokok Merokok adalah perbuatan yang diharamkan karena […]

    Selengkapnya »
  • keutamaan ilmu

    Syarat-syarat Penting yang Menjadikan Ilmu Memiliki Keutamaan

    • Selasa, 29 Oktober 2024

    Syarat-syarat Penting yang Menjadikan Ilmu Memiliki Keutamaan Nasihat Penting dalam Etika Pendidikan: Untuk Guru dan Murid Bab Pertama: Tentang Keutamaan Ilmu dan Ulama serta Keutamaan Mengajarkan dan Mempelajarinya #4 Pendahuluan Artikel ini merupakan bagian terakhir dari Bab Pertama kitab Tadzkirah as-Sami’ wa al-Mutakallim fi Adab al-‘Alim wa al-Muta’allim karya Imam Badruddin Ibnu Jama’ah Al-Kinani Asy-Syafi’i. […]

    Selengkapnya »
  • hukum mencukur jenggot

    Hukum Mencukur Jenggot Bagi Pria Muslim

    • Sabtu, 2 November 2024

      Apa hukum mencukur jenggot bagi pria muslim? Pertanyaan: Apa hukum mencukur jenggot bagi pria muslim? Apakah termasuk dosa besar? Jawaban: Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah ﷺ, keluarganya, dan para sahabatnya. Mencukur jenggot adalah haram, karena terdapat hadits-hadits shahih yang jelas mengenai hal ini serta adanya larangan untuk […]

    Selengkapnya »