Beranda » BELAJAR ISLAM » Surah Al-Fatihah Memiliki Dua belas Nama

Surah Al-Fatihah Memiliki Dua belas Nama

Suat Alfatihah Memiliki Dua belas Nama

Pertanyaan:
Apa saja nama-nama Suat Alfatihah?

Jawaban:
Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga, dan para sahabatnya.

Imam Al-Qurthubi -semoga Allah merahmatinya- menyebutkan bahwa Surah AlFatihah memiliki dua belas nama, yaitu:

1. Ash-Shalah (Shalat), berdasarkan hadis: “Aku membagi shalat antara Aku dan hamba-Ku menjadi dua bagian.”

2. Surah Al-Hamd (Surah Pujian), karena di dalamnya terdapat pujian kepada Allah.

3. Fātihat al-Kitāb (Pembuka Kitab).

4. Ummul Kitāb (Induk Kitab), nama ini disepakati oleh mayoritas ulama.

5. Ummul Qur’ān (Induk Al-Qur’an), yang juga disetujui oleh mayoritas ulama.

6. Al-Matsānī (Ayat-ayat yang Diulang).

7. Al-Qur’ān al-‘Aẓīm (Al-Qur’an yang Agung).

8. Asy-Syifā’ (Penyembuh).

9. Ar-Ruqyah (Penawar).

10. Al-Asās (Dasar).

11. Al-Wāfiyah (Yang Melengkapi).

12. Al-Kāfiyah (Yang Mencukupi).

Dalil dan penjelasan lebih rinci tentang nama-nama ini dapat ditemukan dalam tafsir Al-Qur’an karya Imam Al-Qurthubi pada pembahasan Surat AlFatihah.

Wallahu a‘lam.

Penerjemahan dan Penyesuai Redaksi:

Hafizh Abdul Rohman, Lc

Rujukan:

https://www.islamweb.net/ar/fatwa/22937/أسامي–سورة–الفاتحة

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Berita Lainnya

  • memaafkan

    Memaafkan Bukan Lemah, Tapi Tanda Kematangan Iman

    • Senin, 5 Mei 2025

    Tiga Pilar Akhlak Qur’ani: Memaafkan, Menyeru, dan Menahan Diri Pendahuluan Di tengah kehidupan yang penuh perbedaan dan ragam watak manusia, tak ada yang lebih dibutuhkan selain kelapangan hati dan kehalusan akhlak. Manusia bukan hanya makhluk yang berpikir, tetapi juga yang berinteraksi, dan dalam setiap pertemuan, ada peluang untuk memberi atau menyakiti, menguatkan atau menjatuhkan. Namun, […]

    Selengkapnya »
  • kembali ke rumah

    Segera Kembali Ke Rumah Setelah Perjalanan

    • Jumat, 7 Februari 2025

    SEGERA KEMBALI KE RUMAH SETELAH PERJALANAN Wahai saudaraku, Perjalanan tetaplah sebuah kesulitan dan kelelahan, meskipun zaman telah berubah dan teknologi transportasi semakin maju. Maka sabda Rasulullah ﷺ tetap menjadi bukti kebijaksanaan dan mukjizat beliau: السَّفَرُ قِطْعَةٌ مِنَ الْعَذَابِ، يَمْنَعُ أَحَدَكُمْ نَوْمَهُ وَطَعَامَهُ وَشَرَابَهُ، فَإِذَا قَضَى أَحَدُكُمْ نَهْمَتَهُ فَلْيُعَجِّلْ إِلَى أَهْلِهِ. “Perjalanan itu adalah bagian dari […]

    Selengkapnya »
  • menjaga hubungan

    Menjaga Hubungan dengan Kesabaran dan Pengertian

    • Kamis, 15 Mei 2025

    Menjaga Hubungan dengan Kesabaran dan Pengertian Pendahuluan Hubungan antar manusia ibarat taman yang perlu dirawat. Ia tumbuh subur dengan kelembutan, layu dengan kekerasan, dan mati jika diabaikan. Namun, sering kali kita lupa bahwa setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihan. Tidak ada hubungan yang sempurna, karena tidak ada manusia yang sempurna. Maka, sebelum kita terburu-buru menilai, […]

    Selengkapnya »
  • shalat istikharah

    Shalat Istikharah Hukum Dan Tatacara Pelaksanaanya

    • Jumat, 14 Februari 2025

    Shalat Istikharah Definisi Istikharah Secara bahasa, istikharah berarti memohon pilihan terbaik dalam suatu perkara. Kata ini berasal dari bentuk istif‘āl (استفعال), yang menunjukkan makna permintaan. Dalam bahasa Arab, dikatakan: Istaḵirillāha yaḵir laka (استخِرِ اللهَ يَخِرْ لك), yang berarti “Mintalah pilihan kepada Allah, maka Dia akan memilih yang terbaik untukmu.” Secara istilah syariat, istikharah adalah memohon […]

    Selengkapnya »
  • lentera ramadhan

    Menjaga Lentera Ramadhan Tetap Menyala Di Dalam Hati

    • Senin, 9 Desember 2024

    Menjaga Lentera Ramadhan Tetap Menyala Di Dalam Hati Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan keberkahan dan rahmat dari Allah subhanahu wata’ala. Namun, sayang sekali bahwa waktu Ramadhan sudah hampir berakhir. Apakah kita harus bersedih atau bahagia? Jika kesedihan itu adalah kesedihan yang menunjukkan kepada keimanan, maka itu baik dan terpuji, sebagaimana kesedihan yang dialami oleh […]

    Selengkapnya »
  • muhasabah

    Muhasabah Jalan Menuju Kesadaran Hakiki

    • Minggu, 30 Maret 2025

    Muhasabah Jalan Menuju Kesadaran Hakiki Dalam perjalanan menuju Allah, manusia dihadapkan pada empat tahapan yang menjadi penentu arah hidupnya: kesadaran, perenungan mendalam, kejernihan hati, dan keteguhan tekad. Tanpa melewati keempat tahap ini, ia akan berjalan dalam gelap, mengikuti langkah demi langkah tanpa benar-benar tahu ke mana harus menuju. Sebagaimana seorang musafir tak mungkin memulai perjalanannya […]

    Selengkapnya »